Welcome and enjoy!

BTemplates.com

RECENT POSTS

5/recent/post-list

Contact Form

Name

Email *

Message *

Followers

Visitors

Advertisement

Subscribe Us

Facebook

Ya-Cool!


In the last meeting, we presented a product that is a beverage product called ‘Ya-Cool’. We chose ‘Ya-Cool’ as our brand because the pronunciation is similar with the main ingredient that we used that is Yakult. We used a logo that can represent our product. The beige colour in our product symbolized the Yakult and the colours at the bottom symbolized the variant of fruits. ‘Ya-Cool’ is a product which is a blend of Yakult as main ingredient of our product and fruits. What distinguishes our product with other products are we used juice, not used syrup and also used bottle packaging that can be reused or recycled. The strengths of our product are we used juice from fresh fruits that can be refreshing people and used bottle packaging that can be reused or recycled. The weakness of our product is we used the ingredients that easily to find so it can be imitated by people. To solve this problem, we will make new innovations so that people cannot imitate our product easily. We sell our product at Gunadarma Campus E area which is located at Kelapa Dua, Depok. The reason we chose this area to sell our product because it is not only near to campus, but also near to residential areas and various instances. With an estimated sales of 100 bottles a day, the profit we will get from selling our products is IDR 382.000/ day or IDR 3.820/bottle.

Name: Hastrid
Class: 4SA01
NPM: 13616243

Kewirausahaan


Jurnal 1: Menumbuhkan Minat Kewirausahaan Sosial oleh Hardi Utomo, STIE AMA Salatiga
http://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/download/99/83

Jurnal 2: Strategi Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan yang Kreatif dan Inovatif oleh Megawati dan Lea Emilia Farida, Politeknik Negeri Banjarmasin http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/asbis/article/download/316/276/

Jurnal 3: Program Pengembangan Kewirausahaan Untuk Menciptakan Pelaku Usaha Sosial Yang Kompetitif oleh Didip Diandra, Tanti Abeng University https://jurnal.polban.ac.id/index.php/proceeding/article/viewFile/1424/1187

Jurnal 4: Pengembangan Kewirausahaan Sosial Pada Perguruan Tinggi Melalui Social Project Competition oleh Lak lak Nazhat El Hasanah, Universitas Islam Indonesia https://jurnal.ugm.ac.id/jurnalpemuda/article/download/40210/23825

Jurnal 5: Strategi Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa di Universitas Lancang Kuning oleh Sri Maryanti, Rita Wiyati, M. Thamrin, Universitas Lancang Kuning https://ejournal.unri.ac.id/index.php/JPEB/article/download/4632/4416

                Pada jurnal pertama, penulis membahas tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi sehingga akan mengakibatkan masalah sosial yang cukup serius apabila tidak ditangani dengan baik. Beberapa masalah sosial yang diakibatkan oleh tingginya tingkat pengangguran diantaranya adalah kemiskinan, penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, perdagangan manusia (human trafficking), dll. Kondisi ini akan mengganggu pembangunan di segala bidang dan stabilitas nasional. Solusi permasalahan yang terdapat pada jurnal ini yaitu dengan meningkatkan semangat kewirausahaan sosial pada setiap individu yang ada di masyarakat, terutama kaum muda sebagai tulang punggung bangsa.
                Jurnal kedua bertujuan untuk mengetahui strategi menumbuhkan sikap kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dalam kewirausahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah survey literature. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi menumbuhkan sikap kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dalam kewirausahaan, yaitu selain menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dan kompetensi kewirausahaan, wirausahawan juga perlu memiliki keterampilan khusus, yakni managerial skill, conceptual skill, human skill,
decision making skill, dan time managerial skill.
            Pada jurnal ketiga, penulis menggunakan metode naratif deskriptif dimana penjelasan utamanya menitik beratkan pada hasil analisa dan pembahasan teori yang sesuai dengan masalah topik penelitian. Data penelitian diambil dari data sekunder dan dari beberapa literatur yang dianggap mendukung topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penciptaan pelaku usaha baik pelaku usaha konvensional maupun khususnya pelaku usaha sosial yang kompetitif dan berdaya saing tinggi yang didukung oleh kemampuan teknis (hardskills) dan kemampuan lunak (softskills).
            Jurnal keempat betujuan untuk mengetahui pengembangan kewirausahaan sosial
pada perguruan tinggi dengan menggambarkan suatu program pengembangan kewirausahaan sosial tersebut. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling. Pengumpulan data menggunakan kombinasi pendekatan yang meliputi survei, observasi, studi lapangan, dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan kewirausahaan sosial dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan judul program Social Project Competition. Program ini diharapkan dapat menciptakan lulusan yang mempunyai kemandirian usaha sekaligus kepekaan sosial serta memberikan keseimbangan kemampuan akademis, bersikap, dan berkarya dalam rangka menuju pengembangan diri masyarakat, baik sebagai wirausaha sosial yang profesional, mandiri, dan inovatif. Kompetisi ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki minat dalam pengembangan bisnis berbasis sosial. Hasil kompetisi diperoleh tiga pemenang yang memenuhi unsur sociopreneur yaitu Social Value, Civil Society, Innovation, Economic Activity. Adapun pemenang kompetisi adalah pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi pengolahan sampah popok di bantaran Kali Code, Mimpi Kita, dan SUKAWA (Susu Kambing Etawa). Pemenang kompetisi diharapkan dapat menciptakan bisnis sosial yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
            Jurnal kelima bertujuan agar Univeristas Lancang Kuning menghasilkan strategi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di lingkungan kampus dalam proses pembelajaran mengingat banyak lulusan sarjana yang sulit memasuki dunia kerja karena sulit bersaing dalam memperebutkan lapangan pekerjaan. Analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, SWOT juga digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis, merumuskan strategi, dan selanjutnya dibuatkan program pengembangan untuk direkomendasikan pada pihak yang berkompeten di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa dalam mengikuti kuliah kewirausahaan lebih dominan mengutamakan lulus dengan nilai bagus. Kerjasama dengan home industry atau UMKM, pelaksanaannya merupakan inkubator bisnis, ini merupakan peluang untuk meningkatkan strategi bagi perguruan tinggi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa. Ancaman dalam strategi menumbuhkan jiwa kewirausahaan antara lain masih ada mahasiswa jika dalam proses pembelajaran lebih menyukai tingkat kehadiran dan mencatat saja, tidak adanya latihan dan tugas lebih disukai tanpa mempertimbangkan dapat ilmu atau tidak, dan seakin banyaknya jumlah perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru.

Persamaan dan perbedaan terjadi pada kelima jurnal tersebut. Persamaan dari kelima jurnal tersebut ialah membahas tentang jiwa/ minat kewirausahaan. Pada jurnal kedua menggunakan metode deskriptif, jurnal ketiga menggunakan metode naratif deskriptif, jurnal keempat menggunakan naratif deskriptif, dan jurnal kelima menggunakan motode deskriptif kualitatif dan analisa SWOT. Pada teknik pengumpulan data, jurnal kedua  dan ketiga menggunakan survey literature. Pengumpulan data pada jurnal keempat yaitu menggunakan kombinasi pendekatan yang meliputi survey, observasi, studi lapangan, dan interview.

Public Speaking As A Lecturer


A lecturer is one of the public speakers in the world; we have to understand ethics in public speaking and how to speak in public as a lecturer. For example when I lecture students in the classroom, I use formal language so that students could see how to speak in public. I also explain detailed how to speak in public if the students are younger or even older than the speaker. To make it is more obvious; I select the topic, explaining it with some theories and supporting it with my ideas or additional information that I have, to make the students easier to understand it. I make a mind map regarding the subject and give explanations and other aspects that I have to explain to the students so that the students is more understand the materials. Besides explain about the explanations, to make students get important points when give a speech, I give the example speech in front of the class along with gesture, and tell how start and end the speech.

As a public speaker, especially a lecturer we have to decide use script or cue card, it is longer when use the script but it is detail, different from using script, cue card is simpler because there are only important points, I try to make students interested when I begin to give the speech, and I keep more interactive with students while giving speech, I do not forget to polish my speech when I teach in the classroom. Using Visual aids make the students interested in paying attention to the material, like using the creative PowerPoint in delivering material and show that to the students, it makes easier students to comprehend the material than only using textual aids that is boring for students, do not forget to hand out the students copy the soft file so students can learn at anywhere they are. Before I begin to teach students in classroom, I need to check the classroom and other facilities available in well-conditioned or no because it can affect the course of process learning or studying. At first, I was nervous, it caused my voice to vibrate and my articulation was unclear (a lot saying umm, etc.), sometimes I sit on the chair or just stand while teaching; even though I teach in sitting on chair, I want to students keep paying attention so I maintain eye contact or give simple question to them. Taking question sometimes so useful to improve the student skills whether it is in oral or written, as a lecture I stay in control whatever the situation is, for the people who difficult to understand immediately then I usually give them simplified speech that is easy to understand by collaborating with existing circumstances.


Name : Hastrid
NPM   : 13616243
Class  : 3sa01