Welcome and enjoy!

BTemplates.com

RECENT POSTS

5/recent/post-list

Contact Form

Name

Email *

Message *

Followers

Visitors

Advertisement

Subscribe Us

Facebook

Ya-Cool!


In the last meeting, we presented a product that is a beverage product called ‘Ya-Cool’. We chose ‘Ya-Cool’ as our brand because the pronunciation is similar with the main ingredient that we used that is Yakult. We used a logo that can represent our product. The beige colour in our product symbolized the Yakult and the colours at the bottom symbolized the variant of fruits. ‘Ya-Cool’ is a product which is a blend of Yakult as main ingredient of our product and fruits. What distinguishes our product with other products are we used juice, not used syrup and also used bottle packaging that can be reused or recycled. The strengths of our product are we used juice from fresh fruits that can be refreshing people and used bottle packaging that can be reused or recycled. The weakness of our product is we used the ingredients that easily to find so it can be imitated by people. To solve this problem, we will make new innovations so that people cannot imitate our product easily. We sell our product at Gunadarma Campus E area which is located at Kelapa Dua, Depok. The reason we chose this area to sell our product because it is not only near to campus, but also near to residential areas and various instances. With an estimated sales of 100 bottles a day, the profit we will get from selling our products is IDR 382.000/ day or IDR 3.820/bottle.

Name: Hastrid
Class: 4SA01
NPM: 13616243

Kewirausahaan


Jurnal 1: Menumbuhkan Minat Kewirausahaan Sosial oleh Hardi Utomo, STIE AMA Salatiga
http://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/download/99/83

Jurnal 2: Strategi Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan yang Kreatif dan Inovatif oleh Megawati dan Lea Emilia Farida, Politeknik Negeri Banjarmasin http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/asbis/article/download/316/276/

Jurnal 3: Program Pengembangan Kewirausahaan Untuk Menciptakan Pelaku Usaha Sosial Yang Kompetitif oleh Didip Diandra, Tanti Abeng University https://jurnal.polban.ac.id/index.php/proceeding/article/viewFile/1424/1187

Jurnal 4: Pengembangan Kewirausahaan Sosial Pada Perguruan Tinggi Melalui Social Project Competition oleh Lak lak Nazhat El Hasanah, Universitas Islam Indonesia https://jurnal.ugm.ac.id/jurnalpemuda/article/download/40210/23825

Jurnal 5: Strategi Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa di Universitas Lancang Kuning oleh Sri Maryanti, Rita Wiyati, M. Thamrin, Universitas Lancang Kuning https://ejournal.unri.ac.id/index.php/JPEB/article/download/4632/4416

                Pada jurnal pertama, penulis membahas tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi sehingga akan mengakibatkan masalah sosial yang cukup serius apabila tidak ditangani dengan baik. Beberapa masalah sosial yang diakibatkan oleh tingginya tingkat pengangguran diantaranya adalah kemiskinan, penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, perdagangan manusia (human trafficking), dll. Kondisi ini akan mengganggu pembangunan di segala bidang dan stabilitas nasional. Solusi permasalahan yang terdapat pada jurnal ini yaitu dengan meningkatkan semangat kewirausahaan sosial pada setiap individu yang ada di masyarakat, terutama kaum muda sebagai tulang punggung bangsa.
                Jurnal kedua bertujuan untuk mengetahui strategi menumbuhkan sikap kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dalam kewirausahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah survey literature. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi menumbuhkan sikap kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dalam kewirausahaan, yaitu selain menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dan kompetensi kewirausahaan, wirausahawan juga perlu memiliki keterampilan khusus, yakni managerial skill, conceptual skill, human skill,
decision making skill, dan time managerial skill.
            Pada jurnal ketiga, penulis menggunakan metode naratif deskriptif dimana penjelasan utamanya menitik beratkan pada hasil analisa dan pembahasan teori yang sesuai dengan masalah topik penelitian. Data penelitian diambil dari data sekunder dan dari beberapa literatur yang dianggap mendukung topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penciptaan pelaku usaha baik pelaku usaha konvensional maupun khususnya pelaku usaha sosial yang kompetitif dan berdaya saing tinggi yang didukung oleh kemampuan teknis (hardskills) dan kemampuan lunak (softskills).
            Jurnal keempat betujuan untuk mengetahui pengembangan kewirausahaan sosial
pada perguruan tinggi dengan menggambarkan suatu program pengembangan kewirausahaan sosial tersebut. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling. Pengumpulan data menggunakan kombinasi pendekatan yang meliputi survei, observasi, studi lapangan, dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan kewirausahaan sosial dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan judul program Social Project Competition. Program ini diharapkan dapat menciptakan lulusan yang mempunyai kemandirian usaha sekaligus kepekaan sosial serta memberikan keseimbangan kemampuan akademis, bersikap, dan berkarya dalam rangka menuju pengembangan diri masyarakat, baik sebagai wirausaha sosial yang profesional, mandiri, dan inovatif. Kompetisi ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki minat dalam pengembangan bisnis berbasis sosial. Hasil kompetisi diperoleh tiga pemenang yang memenuhi unsur sociopreneur yaitu Social Value, Civil Society, Innovation, Economic Activity. Adapun pemenang kompetisi adalah pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi pengolahan sampah popok di bantaran Kali Code, Mimpi Kita, dan SUKAWA (Susu Kambing Etawa). Pemenang kompetisi diharapkan dapat menciptakan bisnis sosial yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
            Jurnal kelima bertujuan agar Univeristas Lancang Kuning menghasilkan strategi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di lingkungan kampus dalam proses pembelajaran mengingat banyak lulusan sarjana yang sulit memasuki dunia kerja karena sulit bersaing dalam memperebutkan lapangan pekerjaan. Analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, SWOT juga digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis, merumuskan strategi, dan selanjutnya dibuatkan program pengembangan untuk direkomendasikan pada pihak yang berkompeten di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa dalam mengikuti kuliah kewirausahaan lebih dominan mengutamakan lulus dengan nilai bagus. Kerjasama dengan home industry atau UMKM, pelaksanaannya merupakan inkubator bisnis, ini merupakan peluang untuk meningkatkan strategi bagi perguruan tinggi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa. Ancaman dalam strategi menumbuhkan jiwa kewirausahaan antara lain masih ada mahasiswa jika dalam proses pembelajaran lebih menyukai tingkat kehadiran dan mencatat saja, tidak adanya latihan dan tugas lebih disukai tanpa mempertimbangkan dapat ilmu atau tidak, dan seakin banyaknya jumlah perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru.

Persamaan dan perbedaan terjadi pada kelima jurnal tersebut. Persamaan dari kelima jurnal tersebut ialah membahas tentang jiwa/ minat kewirausahaan. Pada jurnal kedua menggunakan metode deskriptif, jurnal ketiga menggunakan metode naratif deskriptif, jurnal keempat menggunakan naratif deskriptif, dan jurnal kelima menggunakan motode deskriptif kualitatif dan analisa SWOT. Pada teknik pengumpulan data, jurnal kedua  dan ketiga menggunakan survey literature. Pengumpulan data pada jurnal keempat yaitu menggunakan kombinasi pendekatan yang meliputi survey, observasi, studi lapangan, dan interview.

Public Speaking As A Lecturer


A lecturer is one of the public speakers in the world; we have to understand ethics in public speaking and how to speak in public as a lecturer. For example when I lecture students in the classroom, I use formal language so that students could see how to speak in public. I also explain detailed how to speak in public if the students are younger or even older than the speaker. To make it is more obvious; I select the topic, explaining it with some theories and supporting it with my ideas or additional information that I have, to make the students easier to understand it. I make a mind map regarding the subject and give explanations and other aspects that I have to explain to the students so that the students is more understand the materials. Besides explain about the explanations, to make students get important points when give a speech, I give the example speech in front of the class along with gesture, and tell how start and end the speech.

As a public speaker, especially a lecturer we have to decide use script or cue card, it is longer when use the script but it is detail, different from using script, cue card is simpler because there are only important points, I try to make students interested when I begin to give the speech, and I keep more interactive with students while giving speech, I do not forget to polish my speech when I teach in the classroom. Using Visual aids make the students interested in paying attention to the material, like using the creative PowerPoint in delivering material and show that to the students, it makes easier students to comprehend the material than only using textual aids that is boring for students, do not forget to hand out the students copy the soft file so students can learn at anywhere they are. Before I begin to teach students in classroom, I need to check the classroom and other facilities available in well-conditioned or no because it can affect the course of process learning or studying. At first, I was nervous, it caused my voice to vibrate and my articulation was unclear (a lot saying umm, etc.), sometimes I sit on the chair or just stand while teaching; even though I teach in sitting on chair, I want to students keep paying attention so I maintain eye contact or give simple question to them. Taking question sometimes so useful to improve the student skills whether it is in oral or written, as a lecture I stay in control whatever the situation is, for the people who difficult to understand immediately then I usually give them simplified speech that is easy to understand by collaborating with existing circumstances.


Name : Hastrid
NPM   : 13616243
Class  : 3sa01

Setenil de las Bodegas


     Spanyol adalah negara yang terletak di semenanjung Iberia Benua Eropa, tepatnya di Eropa bagian barat daya. Nama lengkap dari negara ini adalah Kerajaan Spanyol (Kingdom of Spain) dan negara ini hanya berbatasan darat dengan dua negara, yaitu Portugal yang berada di sebelah barat dan Perancis yang berada di sebelah Timur Laut. Di sebelah Utara Spanyol adalah Samudera Atlantik sedangkan Laut Tengah (Laut Mediterania) berada di sebelah selatan yang memisahkan Spanyol dengan negara-negara Afrika, seperti Maroko dan Aljazair. 
    Negara ini selain terkenal akan permainan sepak bolanya juga terkenal akan keindahan dan keunikan tempat-tempatnya. Keindahan dan keunikan tempat-tempat di negara ini tidak kalah dengan negara-negara bagian lainnya. Salah satunya adalah Setenil de las Bodegas atau dikenal dengan sebutan kota di bawah batu. Tempat ini memiliki keunikan tersendiri karena dilihat dari namanya saja kita bisa melihat keunikannya. Ya, “Kota di bawah batu”, mungkin kalian merasa aneh ketika mendengar nama tersebut, mungkin di dalam pikiran kalian bertanya-tanya apa kota di bawah batu itu, atau mungkin beberapa dari kalian tidak percaya akan hal tersebut.
Setenil de las Bodegas
     Setenil de las Bodegas, kota yang berpenduduk 3000 jiwa pada tahun 2005 ini memang nyata adanya. Setenil de las Bodegas adalah kota kecil yang memiliki total luas area sebesar 82 km2. Kota kecil berwarna putih ini terletak di sebelah timur laut provinsi Cadiz. Kota ini berjarak 157 km dari provinsi Cadiz dan memiliki alur searah sungai Rio Trejo. Kota ini berada di bawah permukaan batu raksasa yang terbentang akibat kikisan air sungai Rio Trejo. Sebagian bangunan yang berada di sini disesuaikan sedemikian rupa dengan permukaan batu dan susunan batu. Disini kita dapat melihat beberapa rumah atau bangunan yang berdinding atau pun berlangit-langit langsung dengan permukaan batu. Beberapa dari rumah yang berada di sini, dibangun di cerukan alami pada batu dengan dinding yang diperlebar sedikit. Unik sekali bukan? 
     Setenil de las Bodegas memiliki suhu yang sejuk dan jika kita berkunjung ke tempat ini, kita tidak perlu khawatir karena untuk mendapatkankan air bersih di tempat ini sangatlah mudah.
    Nama Setenil berasal dari bahasa latin yaitu “septem nihil” atau yang berarti “seven times nothing” yang berkaitan dengan sejarah yang panjang yang mengacu pada tujuh kali penyerangan penguasa Katolik yang mencoba untuk merebut wilayah dari bangsa Moor pada abad pertengahan dimana penduduk Arab masih memerintah sebagian besar Spanyol selama beberapa abad. 
     Sedangkan de las Bodegas memiliki berbagai cerita yang berbeda. Menurut cerita pertama yang beredar menyatakan bahwa Setenil dengan bangga menambahkan de las Bodegas pada namanya dikarenakan banyaknya kebun anggur yang bermunculan pada abad ke 15. Sedangkan menurut cerita lainnya, sejak awal abad ke 16 Bodegas mengacu pada gudang besar Setenil di bawah batu yang menyimpan semua hasil produksi. Gudang ini memiliki hawa yang sejuk meskipun di musim panas terpanas sekalipun.
     Jika dilihat dan diamati dari penduduk yang masih menggunakan goa sebagai tempat tinggal, seperti Cueva de la Pileta yang sudah ditinggali sejak 25.000 tahun. Kota Setenil de la Bodegas disinyalir telah berpenduduk lebih lama dari masa itu. Penduduk yang tinggal di sini memiliki alasan sederhana untuk menetap, Goa alam menjadi tempat tinggal yang ideal untuk ditempati karena akan menahan suhu panas di musim panas dan akan menahan suhu dingin di musim dingin. Setiap tahun penduduk mengapur rumah-rumah mereka demi untuk membuat suhu sedingin mungkin meskipun dilanda suhu terpanas sekalipun di Spanyol. Karena warna putih dapat merefreksikan sinar matahari dengan baik.
     Meskipun penduduk memilih untuk tinggal di bawah batu besar, namun Setenil de la Bodegas memiliki peradaban yang sama dengan kota-kota di Spanyol lainnya maupun di berbagai belahan dunia lainnya.
Setenil de las Bodegas
     Pada akhir pekan tepatnya selama musim panas dan musim semi, tempat ini menjadi sangat indah. Keindahan kota ini tidak akan membuat kamu bosan. Banyak sekali yang bisa kamu lakukan di kota ini meskipun kota ini cenderung kota kecil. 
     Jika kamu berkunjung ke Setenil de las Bodegas, kamu bisa memesan hotel dengan bernuansa pedesaan sehingga membuat kamu fresh dan nyaman. Hotel-hotel bernuasa pedesaan ini tersedia di sini. Kamu juga bisa menemukan hotel bernuasa pedasaan ini di Ronda, kamu hanya butuh 17 km dari Setenil.
     Di Setenil de las Bodegas kamu juga bisa melihat berbagai perayaan. Contohnya Holy Week, lalu juga ada festival yang bernama Saint Isidro Pilgrimage yang dirayakan bulan May. Pada bulan Agustus, kamu juga bisa mengunjungi berbagai pekan raya dan pada bulan September juga ada festival-festival seperti Saint Sebastian dan Virgin of Carmen. 
     Terlepas dari festival dan keunikan bangunannya, Setenil de las Bodegas juga terkenal akan produksi dagingnya. Contohnya seperti sosis chorizo, cerdo (babi) dari babi yang dibesarkan di bukit-bukit sekitarnya. Selain daging, Setenil de las Bodegas juga dikenal dengan produksi pastel (kue kering), minyak zaytun, madu, selai, dan anggur Andalucia yang dapat menggoyangkan lidah kamu. Selain itu kamu bisa mencoba makanan tradisional Setenil de las Bodegas yaitu “Sopas Cortijeras” yang terbuat dari roti, minyak zaytun, asparagus, dan telur rebus. Lalu ada “Migas” (roti goreng yang dimakan dengan berbagai makanan pendamping), keju kambing, kentang dengan madu, pangsit goreng, kelinci a la serrana, salad daun kaktus, dan masih banyak lagi.
Setenil de las Bodegas
     Selain itu semua, bar dan kafe di sini juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Bar atau kafe di sini adalah salah satu tempat terpopuler di Setenil de las Bodegas, terutama pada siang hari. Kamu akan terkejut setelah masuk ke dalamnya. Bagai dalam mimpi!! 
     Kota ini begitu unik dan menarik sehingga sayang sekali untuk dilewatkan. Jika kamu berkunjung ke sini kamu tidak perlu khawatir kepanasan atau pun terbakar sinar matahari karena atap tebing di sini seperti payung alami yang akan senantiasa menjaga kamu dari teriknya dan jahatnya sinar matahari. Pada hakikatnya kota ini memang memiliki suhu yang sejuk. Jadi kamu tidak perlu takut kulit kamu jadi hitam.
     Kebayangkan gimana serunya liburan ke Setenil de las Bodegas, banyak hal-hal menarik yang bisa kamu lewatin di kota kecil berwarna putih di bawah batu ini loohh, kamu bisa explore semuanya di sini, kamu bisa foto-foto, ketemu orang-orang baru, bisa belajar hal baru, budaya baru, kamu bisa tahu tempat-tempat baru yang belum tentu orang lain tahu, apalagi kalau liburannya bersama keluarga atau temen-temen. Waaaaah seru banget kan. Jadi tunggu apa lagi? Masih bingung mau liburan kemana? Kesini aja! Ke Setenil de las Bodegas!!!

Sources:

Wisata Literasi yuk!


Liburan…
Siapa yang tidak senang jika mendengar kata “liburan”, semua orang pasti senang mendengarnya. Apalagi jika sudah masuk ke musim liburan, mungkin beberapa dari kalian sudah membuat list tempat-tempat mana saja yang akan dikunjungi selama liburan, mengunjungi beberapa tempat wisata kah, berkunjung ke kampung halaman kah, atau hanya bermalas-malasan dirumah.

Seperti halnya jika kita merayakan libur lebaran, beberapa dari kalian pasti ada yang berkunjung ke kampung halaman dan ke rumah sanak saudara kalian. Libur tahun baru, beberapa dari kalian juga pasti ada yang merayakannya ditempat-tempat tertentu, seperti di puncak atau pun di luar negeri.

Dari sekian banyak pilihan wisata liburan, ada satu jenis wisata liburan yang tidak hanya untuk bersenang-senang atau pun mengurangi kejenuhan dan kepenatan semata. Apakah itu? Yaaaa… wisata ini disebut dengan wisata literasi atau bisa disebut juga literary tourism. Lalu taukah kamu apa yang dimaksud dengan wisata literasi?

Secara umum, wisata literasi adalah jenis atraksi wisata budaya yang didasarkan pada sebuah karya fiksi atau kehidupan pribadi seorang pengarang. Termasuk dalam pengertian tersebut adalah mengunjungi tempat-tempat yang menjadi latar sebuah novel, rumah tempat seorang pengarang berproses, hingga ziarah ke makam para pengarang besar yang telah meninggal.

Dari pengertian di atas kita sudah tahu apa yang dimaksud dengan wisata literasi. Wisata literasi tidak hanya mengunjungi tempat-tempat yang memiliki nilai satra yang begitu tinggi, berkunjung ke rumah para sastrawan atau pun berziarah ke makam para sastrawan, namun wisata literasi juga memiliki arti sebuah kegiatan dimana seseorang menghabiskan waktu liburannya dengan cara “membaca” dan “menulis”. Membaca novel, jurnal, majalah, dan sebagainya merupakan wisata literasi. Begitupula dengan menulis; menulis puisi, novel, jurnal juga termasuk ke dalam wisata literasi. Contoh lain adalah berkunjung ke perpustakaan atau pun toko buku, tempat-tempat tersebut bukan hanya untuk belajar semata, namun kita juga bisa mengurangi rasa jenuh dan penat kita akan aktivitas kita sehari-hari dengan cara membaca dan menulis disana.

Untuk berwisata literasi tidak perlu mahal. Di tengah kemacetan contohnya, kita dapat memanfaatkan waktu luang kita untuk membaca buku, koran, atau pun cerita pendek di media online. Bagi yang memiliki buku di rumah dapat membawanya untuk mengisi di kala kemacetan melanda. Selain membaca kita juga dapat mencoba untuk menulis, cobalah menulis tentang keadaan sekitar kamu terlebih dahulu, contohnya tentang kemacetan yang kamu alami saat itu atau pun cuaca pada saat itu. Kamu bisa menulisnya di note handphone kamu atau bahkan kamu dapat menguploadnya di halaman blog pribadi kamu. Jadi kebosanan saat kemacetan tidak akan kamu rasakan.

Lalu bagaimana dengan seseorang yang membaca dan menulis di rumah atau di suatu tempat tertentu saat liburan apakah itu termasuk ke dalam wisata literasi? Ya, mungkin beberapa dari mereka memiliki keinginan setelah selesai liburan sudah ada beberapa buku yang telah ia selesaikan atau pun beberapa karangan atau tulisan yang telah ia buat. Biasanya kegiatan seperti ini dilakukan para pecinta baca dan tulis, sehingga ia menikmati kata demi kata dan lembar demi lembar yang ia selesaikan. 

Namun beberapa dari kita pasti merasa hal seperti ini justru sangatlah membosankan karena pada hakikatnya liburan ialah waktu yang kita gunakan untuk bersenang-senang atau pun melakukan kegiatan yang membuat badan serta otak kita menjadi fresh kembali. Pandangan semacam ini pasti ada diantara kita dan ini sangatlah wajar, terkhusus untuk orang-orang yang tidak menyukai dengan kegiatan membaca maupun menulis.

Wisata literasi sangatlah bermanfaat bagi kita, terutama pada anak-anak. Semasa liburan sekolah para orang tua dapat mengajak anak-anaknya untuk berwisata literasi. Karena di dalam wisata literasi terdapat nilai-nilai edukasi. Jadi liburan mereka menjadi produktif dan berkualitas. Dengan kegiatan membaca akan melatih  mereka dalam berimajinasi dan pastinya mereka juga akan mendapatkan ilmu dan wawasan yang luas. Dengan adanya kegiatan menulis akan meningkatkan daya pikir anak serta tingkat kreatifitas anak. Para orang tua juga dapat meminta anak-anak mereka untuk menceritakan ulang apa yang telah mereka baca atau pun yang mereka tulis. Hal ini juga dapat melatih daya ingat mereka. Dengan kegiatan tersebut, ini menunjukkan bahwa para orang tua juga telah ikut serta dalam menanamkan minat membaca dan menulis pada anak-anak mereka.

Dimana sajakah tempat-tempat untuk menikmati wisata literasi?

Jika ditanya dimana tempat-tempat untuk menikmati wisata literasi, jawabannya tentu sangat banyak. Contohnya Casa di Guileta di Verona, Italia. Bangunan tua warisan abad ke-13 ini diyakini salah satu latar tempat dalam karya monumental William Shakespeare, Romeo and Juliet.  Casa di Guileta merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Verona, Italia. Selain itu di Irlandia, kita dapat menelusuri kota Dublin yang menjadi latar cerita dari novel Ullyses karya James Joyce.

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa bahkan cukup banyak tempat-tempat yang bisa anda kunjungi untuk berwisata literasi. Bandung contohnya, sejumlah karya besar, pengarang besar, serta gerakan besar dalam sejarah literasi Indonesia lahir, hidup, dan berlangsung di kota Bandung ini. Novel klasik karya Achdiat Karta Mihardja yaitu Atheis dapat dijadikan salah satu sumber untuk berwisata literasi. Novel karya Risa Saraswati yaitu Danur dan Sunyaruri, lalu kumpulan puisi Di Atas Viaduct yang menghimpun ratusan puisi tentang Bandung karya para penyair Indonesia modern ini juga dapat dijadikan sumber untuk berwisata literasi. Bagi kamu yang ingin mengetahui bagaimana detail tempat berlangsungnya Pengadilan Puisi dapat mengunjungi Universitas Parahyangan.
Taman Bacaan Masyarakat Lentera Pustaka
Selain di kota Bandung, kita juga dapat menemukan tempat wisata literasi di TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Lentera Pustaka yang beralamat di Kp. Warung Loa Desa Sukuluyu kaki gunung Salak, Bogor. Di TBM ini semua wisatawan diajak untuk membaca di alam sambil tracking rute yang sudah ditentukan. Wisatawan diharuskan membawa buku dari TBM lalu akan melakukan perjalanan di sungai dan kebun sambil melewati spot-spot foto yang tersedia. Satu buku tuntas dalam satu kali perjalanan wisata literasi selama 45 menit, dengan jarak 1 km. TBM Lentera Pustaka ini menyediakan beberapa spot:

·  Spot TBM Lentera Pustaka, di spot ini untuk berinteraksi dengan anak-anak sebaya dalam membaca buku, bercerita, dan berdialog.
· Spot Baca Puisi dan Baca Cerpen, di spot ini wisatawan dapat mengekspresikan diri dalam membaca puisi atau pun cerpen.
·  Spot Saung Baca, di spot ini digunakan setiap wisatawan untuk menulis atau menceritakan kembali buku yang telah dibacanya.

Dan masih banyak lagi spot-spot yang tersedia di Taman Bacaan Masyarakat Lentera Pustaka ini.

Untuk warga Jakarta tidak perlu sedih, kalian juga dapat mengunjungi Perpustakaan Umum Kota Jakarta Pusat yang terletak di Jl. Tanah Abang 1, Kebon Jahe. Perpustakaan ini dibuka 7 hari selama seminggu. Untuk Senin s/d Jumat dibuka pukul 09.00-18.00 sedangkan Sabtu dan Minggu dibuka pukul 09.00-15.00.

Selain tempat-tempat yang disebutkan diatas masih banyak tempat-tempat yang dapat anda kunjungi untuk berwisata literasi. Maka dari itu, sebagai Warga Negara Indonesia marilah kita kembangkan Wisata Literasi di Indonesia demi kemajuan bangsa Indonesia.


Sources:
http://www.buruan.co/bandung-dan-wisata-literasi/
https://www.kompasiana.com/syarif1970/5a083a6cfcf68147567a89e2/wisata-literasi-di-kaki-gunung-salak
https://www.kompasiana.com/idrisapandi/567cb4b2d993733305aad2c2/wisata-literasi

Source image:
http://menara62.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180211105608.jpg